Sejumlah wakil Merah Putih di ajang Djarum Indonesia Open Super Series
Premier 2013 di Istora Senayan, Jakarta, juga berjatuhan. Ganda campuran
yang sangat diharapkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir pun tersingkir di
semifinal.
Hasil ini memang kurang memuaskan. Dari target dua
finalis di DIOSSP 2013, hanya ganda putra yang memenuhi target. Namun
demikian Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Indonesia Gita
Wirjawan tetap bangga dengan perjuangan para atlet.
"Disayangkan
Owi/Butet kalah. Ini adalah pengalaman berharga. Tapi, banyak yang bisa
dibanggakan dari hasil ini. Prestasi Tommy Sugiarto yang mampu
mengalahkan Chen Long, Dionysius Hayom Rumbaka juga patut diacungi
jempol. Apalagi Bellaetrix, dahsyat!," ucap Gita.
Bellaetrix
Manuputty gagal memberikan trofi juara pada ajang Djarum Indonesia Open
Super Series Premier 2013 di Istora Senayan, Jakarta. Pebulu tangkis
berparas cantik ini disingkirkan oleh Yip Pui Yin asal Hong Kong di
perdelapanfinal.
Bellaetrix mengaku sangat kecewa. Atlet yang
akrab disapa Bella ini wajar menyesal. Sebab ia memiliki kesempatan
mengalahkan Yip setelah di set ketiga unggul 20-18. Namun justru gagal
menyelesaikan keunggulan itu dan kalah 20-22.
Gita melihat
kebangkitan olahraga ini. Indonesia akan kembali berjaya pdaa 3-4 tahun
mendatang. "Ini tanda-tanda positif. Kita tak bisa bergantung terus pada
Owi/Butet. Indonesia punya peluang buat ganda putra, tunggal putra dan
tunggal putri bersaing. Terlebih dominasi China sudah tidak kelihatan
lagi," ujar Gita.
Minggu, 16 Juni 2013
Bulu Tangkis Indonesia akan Kembali Berjaya
Posted by Unknown
07.19, under Berita Olahraga | No comments

0 komentar:
Posting Komentar